Biotekners

Translate

Jumat, 31 Desember 2021

Cara Mentransfer Slide Power Point (PPT) dari Komputer untuk didesain Menggunakan Canva
0

Cara Mentransfer Slide Power Point (PPT) dari Komputer untuk didesain Menggunakan Canva

Assalamualaikum Wr Wb - Pasti teman-teman sudah tidak asing dengan nama aplikasi Canva. Ya, aplikasi desain ini dirancang untuk para pekerja yang membutuhkan fitur desain tanpa harus mempunya skill mendesain.  Berkat adanya aplikasi Canva, setidaknya 9 dari 10 orang yang tidak menguasai desain grafis dapat terbantu untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan desain seperti membuat poster, leaflet, brosur, website dan lain-lain. 

Selain dapat membuat bahan promosi menggunakan Canva, pengguna juga bisa membuat presentasi. Secara umum, aplikasi Canva memungkinkan penggunanya untuk membuat dari kanvas kosong (scratch). Hal ini begitu pula dengan membuat preentasi. Pengguna dapat memanfaatkan Canva untuk membuat desain presentasi yang atraktif dan mendownload file presentasinya dalam format PPT atau PDF. Meskipun demikian, tidak menuntut kemungkinan pengguna juga dapat membuat bahan presentasi dalam komputer lalu mendesainnya di Canva. Penasaran dengan cara ini ? Berikut langkah-langkahnya : 

Buat File Baru 

Buat file presentasi baru menggunakan Microsoft Power Point di komputer 

Isi Konten PPT 

Isi PPT dengan materi yang ingin disampaikan. Pastikan tidak memasukkan file berupa akses eksternal seperti video, audio atau link tertentu. Hal tersebut karena nantinya akan mengganggu penggunaan file ketika diubah pada media Canva. 

Simpan File PPT 

Untuk bisa diedit menggunakan Canva, file PPT perlu disimpan dalam format PDF. Jika di dalam laptop Anda tidak tersedia aplikasi pengubah PDF, maka dapat mendownload Foxit Reader di Internet. 

Unggah ke Canva

File yang sudah diubah menjadi PDF selanjutnya diupload ke Canva dengan cara buka menu Folder Anda. Kemudian pilih menu Unggah. 


Setelah berhasil terunggah, file tersebut dapat dilihat pada menu Semua Desain Anda. 


Terakhir, Anda bisa mulai memodifikasi ulang baik desain maupun efek animasi presentasi di dalam Canva. Untuk bisa merubah desain template PPT, Anda cukup klik pilihan menu pada sisi kiri PPT dan desain akan secara otomatis berubah. 


Demikian informasi yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya. 


Rabu, 29 Desember 2021

Sabtu, 25 Desember 2021

Peran Vitamin untuk Innate dan Adaptive Immunity
0

Peran Vitamin untuk Innate dan Adaptive Immunity


Biotekners - Assalamualaikum wr wb sistem imun merupakan mekanisme yang dimiliki oleh tubuh untuk mempertahankan kesehatan dari serangan patogen. Secara normal sistem imun pada tubuh manusia dibagi menjadi 2 kategori besar : innate (imun bawaan) dan adaptive immunity. Agar kesehatan imun selalu terjaga dengan baik, dibutuhkan beberapa faktor pendukung salah satunya vitamin sebagai sumber makanan untuk pemulihan dan pemeliharaan.  

Innate Immunity 

Innate immunity atau imun bawaan didefinisikan sebagai sistem imun yang bertugas pada lini pertama. Proses kerja imun bawaan ini mengarah kepada perekrutan sel dan protein yang berfungsi melindungi kulit, saluran pernapasan, pencernaan dan area lain dari antigen asing seperti : mikroba (bakteri, fungi, parasit), virus, sel kanker dan toksin. Sel imun bawaan menghasilkan sitokin yang kemudian mengaktivasi sistem komplemen (sebuah mekanisme yang mengidentifikasi dan membungkus antigen kemudian mengarahkan kepada sel imun untuk dimakan atau fagositosis). Selain itu, sel imun bawaan juga melakukan proses pembersihan sel mati dan antigen yang mungkin masih tersisa di organ, jaringan, darah dan limpa. Untuk menciptakan sistem kekebalan lanjutan terhadap suatu patogen, sistem imun bawaan akan melakukan proses aktivasi imun adaptif melalui mekanisme pengenalan presentasi antigen. Sel imun yang termasuk ke dalam innate immunity : basofil, eosinofil, makrofag, sel dendrit, sel mast dan sel NK. 

Adaptive Immunity 

Sistem imun adaptif merupakan kelompok imun yang bekerja ketika sistem imun bawaan mulai tidak mampu menangani infeksi yang masuk ke tubuh. Target yang menjadi sistem imun adaptif ini adalah pateogen spesifik. Untuk bisa mengenali target secara spesifik, imun adaptif butuh berkenalan dengan antigen yang dipresentasikan oleh salah satu sel imun bawaan seperti makrofag atau sel dendrit. Sel imun adaptif membutuhkan organ untuk proses maturasi sampai bisa menjadi sel imun yang siap menyerang patogen. Adapun organ yang dijadikan tempat untuk maturasi sel dibagi berdasarkan jenis sel : 

Limfosit T 

Proses maturasi Limfosit T terjadi di timus. Dalam organ tersebut, sel limfosit T akan menjalani serangkaian proses seleksi positif sampai negatif untuk bisa menjadi sel T spesifik baik sitotoksik atau Helper. Peristiwa tersebut dikenal dengan diferensiasi. Namun selain diferensiasi, proses pengenalan sel T terhadap antigen yang dipresentasikan oleh Antigen Presenting Cell (APC) melalui Major Histocompatibility Complex (MHC) juga akan menghasilkan proliferasi atau penggandaan jumlah sel T yang dibantu oleh sitokin. Terdapat 2 jenis MHC yaitu MHC I atau dikenal dengan istilah human leukocyte antigen (HLA) , ditemukan pada sel berinti dan MHC II pada sel imun tertentu : makrofag, dendrit dan sel B. MHC tipe I mempresentasikan antigen secara intraseluler atau di dalam sel, sementara MHC tipe II mempresentasikan antigen di permukaan luar sel (ekstraseluler).

Sel T yang diaktivasi oleh APC menjadi sel T sitotoksik dan helper. Maka dengan demikian sel T dikenal dengan istilah cell-mediated immunity. Antara kedua sel T yang sudah aktif memiliki perbedaan pada reseptor permukaan sel: sitotoksik dengan reseptor CD8+ dan helper dengan reseptor CD4+. Sel T sitotoksik memiliki granzyme, perforin dan granulisin untuk melumpumpuhkan patogen. Sementara sel T Helper memiliki tugas yang berbeda-beda sesuai dengan pembagian tipenya. T Helper 1 (Th1) menjalankan aktivasi makrofag melalui interferon gamma (IFN-γ) untuk mengeliminasi bakteri. Th2 berfungsi sebagai aktivator sel B memproduksi IgE, sel mast dan eosinofil melalui pelepasan interleukin 4, 5 dan 13 untuk menciptakan respon peradangan terhadap proses infeksi pertama kali. 

Tipe sel T yang lain yaitu T regulatory (Treg) yang berperan dalam mekanisme imun respon. Treg ini membatasi sifat respon imun yang abnormal terhadap self antigen dan sebagai pengendali kelainan pada masalah autoimun. 

Limfosit B 

Sel B berasal dari haemopoetic stem sel yang mengalami maturasi di sumsum tulang. Berbeda dengan sel T, sel B mengenal antigen secara bebas tanpa membutuhkan APC. Prinsip aktivasinya yaitu menghasilkan sel B yang berproliferasi dan berdiferensiasi menjadi sel B penghasil antibodi. Maka dengan demikian sel B dikenal sebagai imun humoral atau dikenal dengan istilah antibodi-mediated immunity. Selain aktivasi antibodi, sel B yang teraktivasi juga akan menjadi B memori. Sel B memori ini dapat hidup dalam jangka waktu panjang pasca infeksi terakhir sampai terpapar kembali dengan antigen sejenis. Sel memori ini dapat merespon dengan cepat tanpa proses reaktivasi ketika mengalami reinfeksi. Antibodi yang dihasilkan oleh sel B antara lain : imunoglobulin A (IgA), IgD, IgE, IgG dan IgM. Setiap antibodi memiliki perbedaan fungsi biologis serta kemampuan menetralisir patogen spesifik. 
Terhadap penyerangan patogen jenis virus, antibodi hanya berperan sebagai pengenali proliferasi virus pada fase akut (< 6 minggu). Sementara yang bertugas dalam mengeliminasi virus saat infeksi adalah  cell-mediated immunity .

Vitamin untuk Sistem Imun  

Nutrisi yang optimal dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi sistem imun supaya dapat bekerja maksimal. Beberapa mikro nutrien yang ada dapat membantu mengaktivasi fungsi spesifik pada sistem imun, contoh pada fase inflamasi atau proliferasi dan diferensiasi sel imun. Beberapa nutrisi yang tersedia pada makanan, vitamin menjadi sumber makanan yang paling esensial dibutuhkan oleh imun terutama seperti vitamin A, B Kompleks, C, D dan E. Meskipun demikian, nutrisi lain seperti asam amino juga diperlukan oleh sel imun salah satunya Makrofag. 

Vitamin A 

Vitamin A termasuk jenis vitamin yang dapat larut dalam lemak. Vitamin A terhadap sistem imun berperan dalam meningkatkan respon imun innate,mediated dan humoral. Selain itu, vitamin A diperlukan untuk meningkatkan fungsi leukosit terhadap resistensi infeksi dan mencegah karsinogen, serta mempertahankan pertahananan pada membran kulit. 

Vitamin B Kompleks 

Vitamin B kompleks terdiri atas B1, thiamine, B2, riboflavin, B3, niacin, B5, pantothenic acid B6, pyridoxine, B7, biotin B9, folate and B12, cobalamin. Kesemua jenis vitamin B ini memiliki peran yang besar untuk proses kerja suatu sel, termasuk sel imun. Sebagian besar jenis vitamin B memiliki fungsi dalam mengontrol produksi sitokin pro inflamasi. 

Vitamin C

Vitamin C dapat berfungsi sebagai antioxidant dan atau sebagai kofaktor kerja enzim seperti glutatione peroxidase.  Selain itu, Vitamin C berperan sebagai stimulan fungsi leukosit, terutama mobilisasi neutrofil dan monosit. Seperti yang kita ketahui salah satunya neutrofil memiliki kemampuan untuk memanggi neutrofil lainnya saat proses infeksi atau dikenal dengan kemotaksis. 

Vitamin D

Vitamin D berfungsi untuk mengontrol proliferasi, diferensiasi sel B dan mengontrol sekresi antibodi. Vitamin D untuk mengontrol proliferasi Sel T, memfasilitasi  sel Treg untuk mengurangi produksi sitokin pro inflamasi (IL-17, IL-21) produksi sitokin anti inflamasi (IL-10).

Vitamin E
Vitamin E sebagai penguat kekebalan lain pada owang dewasa. Vitamin E dapat meningkatkan kapasitas fagositosis leukosit. Selain itu, vitamin E memiliki kemampuan untuk memodulasi produksi PGE2 oleh makrofag yang kemudian dapat menekan respons sel T

Slide Materi 


Referensi 

  1. Childs, C. E., Calder, P. C., & Miles, E. A. (2019). Diet and Immune Function. Nutrients, 11(8), 1933. https://doi.org/10.3390/nu11081933
  2. Huang, Z., Liu, Y., Qi, G., Brand, D., & Zheng, S. G. (2018). Role of Vitamin A in the Immune System. Journal of clinical medicine, 7(9), 258. https://doi.org/10.3390/jcm7090258
  3. Lewis, E. D., Meydani, S. N., & Wu, D. (2019). Regulatory role of vitamin E in the immune system and inflammation. IUBMB life, 71(4), 487–494. https://doi.org/10.1002/iub.1976
  4. Peterson CT, Rodionov DA, Osterman AL, Peterson SN. B Vitamins and Their Role in Immune Regulation and Cancer. Nutrients. 2020; 12(11):3380. https://doi.org/10.3390/nu12113380
  5. Warrington, R., Watson, W., Kim, H.L. et al. An introduction to immunology and immunopathology. All Asth Clin Immun 7, S1 (2011). https://doi.org/10.1186/1710-1492-7-S1-S1



Selasa, 14 Desember 2021

Virtual International Nursing Dialogue
0

Virtual International Nursing Dialogue


Poster Kegiatan

Let's talk about nursing in six countries: Study and career opportunities_

🗓️ Sabtu, 18 Desember 2021
⏰ 08.00 -16.00 wib

🔖5 SKP PPNI

🎥Live ZOOM & YOUTUBE
will be informed in the participant whatsapp group

Origin countries speakers: 
Topic: Study and Career Opportunities of Nursing in International Society_*

🎙️Agus Setiawan., SKp., M.N., D.N.
Dean Faculty of Nursing 
Universitas Indonesia

🎙️Prof. Dr. Hamidah Hassan 
Professor Faculty of Medicine and Health Science
Universiti Malaysia Sabah

🎙️Sukjai Charoensuk, Ph.D.
Director Boromarajonani College 
of Nursing Chonburi Thailand 

Diaspora speakers: 
Topic: Sharing Session Diaspora Nurse Life Success and Challenges in Many Countries

🎤Muhammad Arifin, SKP., RN., MHSM. 
RN Med. Surg-Renal- Endocrine 
Bankstown Hospital Sydney Australia

🎤Dian Syahroni, RN.
Enterpreuneur Nurse
Master Student Hogeschool Utrecht Netherlands 
Nursing world in Netherlands

🎤Muhammad Arsyad Subu, RN, PhD.
Assistant Professor Psychiatric Nursing 
University of Sharjah United Arab Emirates (UAE) 
Nursing world in Netherlands

Moderator:
📝Ns. Nur Meity S.A, M. Kep.
Head of Research & Innovation Dept. HMP FIK UI
Doctoral Student FON UI 
Head of HPMI Kepulauan Riau

Origin Country Session in English & Diaspora Session in Bahasa Indonesia

5 SKP PPNI
Full doorprizes & vouchers gift sponsor
IDR 50K

Registration & Join WAG: Klik Di Sini


Aria Wahyuni Bank Account BRI No. 001501068603508 
Nur Meity Sulistia Ayu Bank Account BSI No. 7116341567

Contact:
Aria +62813-1073-5271
Meity +62813-7276-5192

#internationalnursingdialogue
#diesnatalis36fonui
#deptrinov
#hmpfikui
#moveforwardwithsynergy

Kamis, 09 Desember 2021

Webinar Hemostasis POCT
0

Webinar Hemostasis POCT


Poster Kegiatan

Pemeriksaan Hemostasis adalah pemeriksaan yang penting dalam skrining, penegakan diagnosis, maupun tatalaksana dan monitoring kondisi klinis pasien. Pemeriksaan Hemostasis dengan POCT akan memberikan hasil yang lebih cepat, TAT lebih pendek, serta dapat dilakukan bedside sehingga meminimalisir tindakan flebotomi berulang yang invasif, terutama untuk pasien yang berada di ruang rawat intensif.

Oleh karena itu kami dari PDS PatKLIn Cab. Bandung bekerja sama dengan PT. Djembatan Dua
mengundang semua Guru Besar, Doktor dan Dokter, serta Praktisi kesehatan untuk berkenan mengikuti:

Waktu :

Sabtu, 11 Desember 2021
Pkl. 13:00 - 15:30 WIB

Moderator:

Luhung Budiailmiawan, dr., Sp.PK(K)

Pembicara 1:

Dr. Reza Widianto Sudjud, dr., Sp.An-KAKV, KIC, M.Kes
Aplikasi Klinis Pemeriksaan Hemostasis dengan POCT dalam Penatalaksanaan Pasien Kritis

Pembicara 2:

Nenny Gustiani, dr., Sp.PK, MMRS
Aspek Laboratorium Pemeriksaan Hemostasis POCT

Link zoom akan terkirim ke email setelah registrasi.

🏥 SKP IDI
🥁 Door prize
💻 Live Youtube

Link pendaftaran Klik Di Sini

Selasa, 07 Desember 2021

Langkah Mudah Menyusun Daftar Pustaka Pada Riset Keperawatan Menggunakan Mendeley
0

Langkah Mudah Menyusun Daftar Pustaka Pada Riset Keperawatan Menggunakan Mendeley

website Mendeley | sumber : mendeley.com

Biotekners - Dalam membuat karya tulis hasil riset keperawatan, menyusun daftar pustaka adalah bagian terpenting karena setiap referensi yang digunakan menjadi pondasi awal sebuah artikel. Banyaknya jumlah referensi yang digunakan akan bergantung kepada poin-poin yang akan dibahas. Seringkali referensi yang jumlahnya banyak ini menyulitkan penulis untuk membuatnya tertata dengan baik. Masalah yang biasa dijumpai oleh penyusun manuskrip hasil riset adalah ketidaksinambungan antara pernyataan yang ada di dalam naskah dengan referensi yang dipakai. Jadi terkadang terdapat kutipan pustaka pada kalimat artikel namun tidak ditemukan dalam daftar referensi pada akhir halaman atau sebaliknya. 

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka solusinya adalah dengan menggunakan Mendeley. Aplikasi ini memiliki fitur yang dapat berfungsi mengolah daftar pustaka yang kita gunakan dalam artikel ilmiah. Cara menggunakannya pun cukup mudah untuk dipelajari. Terutama bagi peneliti awam yang tidak begitu menguasai teknologi. Adapun langkah penggunaan Mendeley dijelaskan sebagai berikut : 

Download Aplikasi 

Download aplikasi Mendeley versi desktop melalui link berikut klik di sini
Download for Windows jika menggunakan Windows atau MacOS jika menggunakan MacBox (Produk Apple) 

Jika sudah didownload, lakukan proses installasi aplikasi seperti biasa : 




Klik Tombol Install dan tunggu sampai selesai --> Finish

Membuat Akun di Mendeley

Jika proses instalasi sudah selesai, maka selanjutnya Anda perlu membuat akun terlebih dahulu dengan cara klik tombol Register. Anda akan diarahkan ke website perusahaan Mendeley yaitu Elsevier. 


Tulis Email yang akan digunakan 

Lengkapi Pendaftaran sampai Berhasil

Jika sudah berhasil, verifikasi pendaftaran di akun email Anda, buka menu Inbox atau Spam. Masuk ke akun dengan cara membuka aplikasi Mendeley yang sudah diinstall tadi apabila registrasi berhasil diverifikasi. 

Menghubungkan Mendeley dengan Microsoft Office Word

Agar bisa memasukkan sumber pustaka dalam artikel, kita perlu menghubungkan antara Mendeley dan Microsoft Word. Caranya klik menu Tools --> Install MS Word Plugin

Proses instalasi Microsoft Word plugin selesai, langkah selanjutnya adalah membuat folder kerja. Klik menu Create Folder dan berikan nama folder

Memasukkan Sumber Pustaka 

Terdapat 2 metode untuk memasukkan sumber pustaka ke dalam Mendeley : ketik manual atau memasukkan file format referensi. 

Input Sumber Pustaka Manual 

Jika ingin memasukkan dengan cara ketik manual maka buka menu File --> Add Entry Manually --> Pilih Salah satu jenis sumber (Book/Book Section/Journal/Thesis dll). 

Tulis secara manual sumber pustaka seperti contoh pada gambar kemudian save


Jika berhasil maka akan muncul hasil seperti di atas

Input Sumber Pustaka dengan Format

Untuk memasukkan sumber pustaka dengan format khusus maka Anda perlu mencari website jurnal yang menyediakan file referensi dengan format seperti (.RIS, BiBTEX, Endote dan sejenisnya). Contoh pada website di bawah ini : 

Jika sudah selesai didownload, langkah selanjutnya Anda hanya perlu mengimport file ke dalam daftar pustaka di Mendeley 


Hasil seperti di atas

Memasukkan Sumber Pustaka di Mendeley ke Ms. Word

File daftar pustaka di Mendeley sudah selesai disusun, langkah selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam Ms. Word. Buka aplikasi Ms. Word 

Buka Menu References --> Pastikan Mendeley telah Muncul di Ms. Word 

Letakkan kursor pada akhir kalimat, klik Inserti Citation --> Tulis Judul atau Nama penulis yang akan dimasukkan sebagai referensi kutipan

Atur style pustaka sesuai syarat artikel ilmiah yang anda ikuti di instansi masing-masing

Membuat Halaman Daftar Pustaka

Langkah terakhir dari penggunaan Mendeley adalah membuat halaman daftar pustaka. Caranya Buat Halaman Baru --> klik REference --> Insert Bibliography



Demikian informasi ini disampaikan. Terima Kasih. Semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan, dapat berdiskusi menggunakan kolom di bawah. 

Kamis, 02 Desember 2021

Membuat Bagan Alur Pelayanan Puskesmas Lebih Efektif dan Efisien dengan Aplikasi Ini. Yuk Simak Tutorialnya
0

Membuat Bagan Alur Pelayanan Puskesmas Lebih Efektif dan Efisien dengan Aplikasi Ini. Yuk Simak Tutorialnya

Biotekners - Bagan alur pelayanan Puskesmas menjadi pedoman yang diperlukan untuk acuan alur dari pelayanan tindakan. Dengan adanya bagan alur pelayanan di Pueskesmas, maka akan menciptakan keseragaman dari semua bidang yang berada di Puskesmas ketika memberihan asuhan perawatan kepada masyarakat. Selain itu, tujuan bagan dibuat juga sebagai infromasi kepada masyarakat agar dapat mengetahui tahapan suatu proses sehingga tidak memberatkan masyarakat karena melakukan pekerjaan yang berulang atau berpindah-pindah ke tempat pelayanan. 

Dalam satu bidang, terkadang petugas puskesmas dihadapkan kepada tugas untuk membuat bagan alur pelayanan dari setiap jenis layanan kesehatan. Dengan demikian, bagan alur pelayanan yang harus  dibuat bisa lebih dari 1 buah. Selama ini membuat bagan alur pelayanan masih dikerjakan menggunakan Microsoft Word. Hal tersebut dikarenakan Micorosft Word menjadi aplikasi sejuta umat yang sangat mudah digunakan. Meskipun demikian, aplikasi Microsoft Word masih memiliki kelemahan karena penambahan panah dan alur bagan harus diinput manual sehingga cukup mengurangi efisiensi dan efektifitas dalam bekerja. Maka dari itu, ada rekoemndasi aplikasi yang lebih efisien digunakan dalam membuat bagan alur pelayanan. Simak ulasannya di bawah ini :

Download Aplikasi 

Aplikasi yEd ini bisa langsung didownload melalui situs berikut, klik di sini


Membuat Lembar Kerja Baru

Jika sudah berhasil diinstall, buka aplikasi yEd Graph Editor dan buat file kerja baru dengan cara klik New Document pada tampilan awal saat pertama kali aplikasi dibuka. Jika sudah membuat file kerja baru, maka tampilannya akan muncul seperti di bawah ini : 

Tampilan awal aplikasi yEd

Untuk membuat bagan alur di awal, rekan-rekan hanya perlu menarik ikon-ikon yang berada di sisi kiri kanvas. Tarik dan letakkan di atas canvas. 


Menambahkan Label

Untuk memberikan keterangan pada ikon, Anda dapat menggunakan fitur label dengan cara klik kanan pada ikon yang diinginkan --> Add Label

Jika sudah menambahkan label --> Ketik label

Menambahkan Panah

Yang menjadi keunggulan dari aplikasi yEd ini adalah kursor panah yang bisa ditarik secara bebas dan otomatis tanpa terganggu dengan ketepatan lokasi panah. Cara menambahkan panah yaitu dengan membuat ikon baru di bawah atau samping ikon yang sudah dibuat kemudian tarik ikon awal dan yang baru. 

Hasil panah yang dibuat

Mengubah Bentuk Panah

Anak panah yang digunakan dalam aplikasi yEd dapat diubah bentuknya sesuai kebutuhan. Caranya adalah sebagai berikut : klik panah --> ubah pada bagian kolom di samping kanvas

Ubah bentuk panah sesuai kebutuhan dan lanjutkan desain. Jika Anda ingin menambahkan keterangan pada panah juga dapat dilakukan dengan mudah yaitu klik kanan --> Add Label. 



Mengekspor File

Jika file sudah selesai dikerjakan, Anda dapat mengekspor file edsain menjadi dalam bentuk format gambar ( Jpeg, PNG, GIFF dan TIFF). Klik menu FIle --> Export --> Pilih format yang dibutuhkan 

Jika menginginkan background tidak berwarna, centang Transparent background

Hasil Akhir

Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut : 



Demikian informasi ini disampaikan. Semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin didiskusikan dapat komen di bawah. 







Minggu, 28 November 2021

10 Daftar Rekomendasi Aplikasi Android untuk Mahasiswa Perawat dan Bidan yang Akan Turun Praktik Lapangan
0

10 Daftar Rekomendasi Aplikasi Android untuk Mahasiswa Perawat dan Bidan yang Akan Turun Praktik Lapangan

Biotekners - Kegiatan praktik lapangan menjadi bagian dari pembelajaran mahaisswa perawat dan bidan yang harus dilalui menjelang akhir semester atau saat mahasiswa sudah menjalani 3 semester. Praktik lapangan diharapkan dapat memberikan wawasan tentang tanggung jawab dan gambaran dalam dunia kerja sesungguhnya sesuai standar dari masing-masing profesi. Untuk bisa mengikuti kegiatan praktik lapangan dengan baik, seorang mahasiswa bidan atau perawat membutuhkan kesiapan yang matang baik dari segi pengetahuan, wawasan dan mental. Hal tersebut dikarenakan ketika turun praktik lapangan, mahasiswa perawat atau bidan akan berhadapan dengan masyarakat yang umumnya bersikap kritis terhadap tenaga kesehatan. 

Pelayanan yang baik kepada masyarakat membutuhkan sistem yang dapat mendukung dan memudahkan tenaga kesehatan khususnya pada mahasiswa yang sedang menjalani praktik di lapangan. Untuk mewujudkannya, maka seorang mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan banyak membaca buku, berlatih dan mengikuti pelatihan. Semua komponen tersebut perlu diproses secara berkelanjutan agar memberikan hasil yang optimal. Di era serba teknologi seperti sekarang, proses belajar berkelanjutan dapat lebih mudah dilakukan dengan memanfaatkan beberapa aplikasi yang bisa diakses dengan mudah melalui perangkat smartphone. 

Lalu apa saja aplikasi yang dapat dimanfaatkan mahasiswa perawat dan bidan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan praktik lapangan ? Berikut daftar lengkapnya : 

MIMS 

Mims merupakan aplikasi yang diinisiasi oleh perusahaan farmasi yang berada di Singapura. Aplikasi ini berisikan informasi obat-obatan mulai dari nama obat, indikasi dan efek samping. Selain itu, aplikasi MIMS juga memuat informasi seputar penyakit dan proses patofisiologinya. dan artiel seputar jurnal dari studi-studi terbaru. Aplikasi MIMS terdapat dalam 2 versi bahasa : Indonesia dan Inggris. Dengan menggunakan aplikasi MIMS ini, harapannya mahasiswa perawat dan bidan bisa mengetahui informasi obat yang mungkin ada diresepkan oleh dokter saat praktik. Dengan demikian mahasiswa bisa membantu dokter dalam menjelaskan informasi obat kepada pasien. Untuk mendownload aplikasinya, silahkan klik di link berikut


Kamus Penyakit

Saat praktik di lapangan, mahasiswa perawat dan bidan pasti akan sering dihadapkan dengan temuan penyakit yang mungkin belum pernah didengar sebelumnya. Maka dari itu, agar wawasan tentang penyakit bisa lebih luas mahasiswa perlu membaca informasi tentang definisi dari suatu penyakit menggunakan aplikasi kamus penyakit. Aplikasi ini gratis dan bisa diakses tanpa internet (offline). Berikut link aplikasinya klik di sini


SKEDit

Aktivitas untuk menghubungi clinical instructor (CI), rekan praktik dan pasien kelolaan sangat rutin dilakukan dan biasanya dilaksanakan pada jam-jam tertentu. Seringkali karena masalah kesibukan di lapangan, mahasiswa lupa untuk menghubungi CI atau pasien kelolaan sehingga terjadi miskomunikasi antara mahasiswa dan CI atau pasien. Untuk mengatasi masalah tersebut, aplikasi SKEDit bisa dimanfaatkan. Aplikasi ini memiliki fitur yang bisa dipakai untuk mengirim pesan terjadwal secara otomatis menggunakan messenger seperti Whatsapp atau SMS biasa. Dengan menggunakan aplikasi ini maka jika mahasiswa memiliki pasien kelolaan terutama mahasiswa bidan yang biasa sering membuat janji pasien ibu hamil dapat menghindari kelupaan untuk memfollow up ketika buat temu janji. Download aplikasi SKEDit di sini


Kalkulator Kesehatan

Aktivitas menghitung juga sering dilakukan oleh mahasiswa perawat atau bidan selama melaksanakan praktik. Adapun kegiatan hitungan seperti menghitung tingkat kesadaran (GCS), indeks masa tubuh, partograf dan lain-lain. Kegiatan menghitung menjadi kegiatan yang lumayan menyita waktu jika dilakukan secara manual. Terlebih jika menghitung menggunakan kertas maka akan butuh tempat dan kertas untuk coretan. Maka dari itu dengan memanfaatkan aplikasi nursing calculator dan partograf digital di bawah ini : 

Nursing Calculator

Aplikasi nursing calculator ini sangat bermanfaat buat mahasiswa perawat menghitung kebutuhan yang ditemukan di lapangan. Misalkan menghitung tetesan infus, berat badan pasien dan lain-lain. Download aplikasi Nursing Calculator di sini


Partograf Digital 

Perkembangan proses melahirkan seorang ibu selalu dicatat dalam bentuk diagram partograf. Sebelum teknologi berkembang seperti sekarang partograf ditulis dalam sebuah kertas. Namun berkat kemajuan zaman, saat ini partograf kini sudah bisa diisi melalui aplikasi dalam perangkat smartphone. Untuk bisa menggunakan partograf digital, rekan-rekan mahasiswi bidan dapat mendownloadnya di sini 

Asuhan Perawat dan Bidan 

Tenaga perawat dan bidan merupakan tenaga kesehatan yang bertugas memberikan asuhan pelayanan kesehatan kepada pasien . Agar asuhan yang diberikan dapat menyenangkan pasien maka mahasiswa perawat dan bidan perlu membaca standar khusus tentang asuhan perawatan atau kebidanan yang selalu diupdate rutin. Kesibukan selama praktik di lapangan kadang menjadi kendala mahasiswa untuk bisa rajin membaca. Maka dari itu, biotekners merekomendasikan agar mahasiswa dapat mendownload aplikasi asuhan perawat dan bidan berikut sebagai bahan untuk bacaan. Download aplikasinya di sini 

Aplikasi Asuhan Kebidanan (Askeb) Lengkap 

Download aplikasi asuhan kebidanan di sini 

Aplikasi Rekam Medis 

Kegiatan pendokumentasian data pasien perlu dilakukan agar maahsiswa memiliki sumber untuk bahan menyusun laporan. Dengan adanya aplikasi rekam medis yang sudah tersedia di playstore. Kegiatan pendokumentasian data pasien bisadilakukan dengan lebih praktis tanpa harus menunggu sampai membuat laptop. Aplikasi pendataaan pasien menggunakan smartphone juga sudah menjadi trend di kalangan tenaga kesehatan (perawat, dokter, bidan) karena dianggap memiliki efisiensi yang lebih baik dalam mengerjakan keloalan data. Download aplikasi rekam medis di sini 


Google Keep

Ketika selesai melakukan tindakan, mahasiswa perawat atau bidan dianjurkan untuk tidak lupa  mendokumentasikan setiap pekerjaan agar memiliki referensi yang lengkap dalam menyusun laporan. Jika membawa buku catatan kecil dirasa kurang praktis karena harus menambah barang bawaan, menggunakan aplikasi Google Keep ini mungkin bisa menjadi solusinya. Selain dapat berfungsi sebagai catatan, aplikasi Google Keep ini juga bisa digunakan sebagai pengingat sehingga mencegah mahasiswa perawat atau bidan lupa untuk melakukan suatu tindakan misalnya : melakukan pemeriksaan tanda vital ke pasien. Download aplikasi Google Keep di sini 

Ipusnas

Keberadaan buku menjadi sumber utama penting bagi mahasiswa perawat atau bidan menyusun laporan. Seringkali kita jumpai mahasiswa sangat jarang untuk membaca buku terutama ketika menyusun laporan. Akibatnya sebagian besar mereka hanya melakukan copy paste dari blog atau website yang tidak kredibel. Padahal sebagai tenaga kesehatan, memperbarui pengetahuan dengan banyak membaca menjadi kewajiban agar menjadi tenaga kesehatan yang terdepan. Maka dari itu, untuk mengatasi masalah tersebut buku digital menjadi solusi untuk mahasiswa agar bisa membaca di mana saja. Mahasiswa perawat atau bidan bisa menggunakan aplikasi Ipusnas untuk membaca buku. Download aplikasinya di sini 


Simple Scanner

Kegiatan scanning berkas sering ditemui mahasiswa perawat atau bidan saat di lapangan, terutama untuk dokumentasi laporan yang sudah dibuat. Jika pada zaman dulu, kegiatan ini hanya bisa dilakukan menggunakan alat scanner yang besar atau printer, kini scan sudah bisa dilakukan dengan perangkat smartphone. Dengan aplikasi simple scanner, kegiatan scanning jadi lebih praktis. Download aplikasinya di sini


DiaCard - ECG Recorder

Mahasiswa perawat yang bertugas di ruang ICU atau UGD dituntut agar bisa memahami hasil dari pemeriksaan EKG. Walaupun sebenarnya interpretasi EKG masuk dalam kompetensi kedokteran, seorang perawat juga harus bisa memahami isi EKG agar bisa berkolaborasi dengan baik dengan dokter. Ketika berada di ruang UGD, butuh waktu yang relatif singkat agar bisa segera mendapatkan hasil interpretasi EKG. Maka dari itu dengan menggunakan aplikasi DiaCard - ECG Recorder, interpretasi hasil EKG bisa dilakukan dengan lebih mudah. Berikut aplikasinya download di sini

Demikian informasi ini disampaikan. Semoga bisa bermanfaat.