Daftar 12 Aplikasi yang Wajib Diinstal di Smartphone untuk Mendukung Kegiatan Penelitian - Biotekners

Selasa, 29 Desember 2020

Daftar 12 Aplikasi yang Wajib Diinstal di Smartphone untuk Mendukung Kegiatan Penelitian

Ilustrasi | Pixabay.com

Assalamu'alaikum Wr. Wb. - Di era industri 4.0 seperti sekarang kebutuhan akan teknologi menjadi sangat masif. Hampir sebagian besar orang mengandalkan teknologi untuk menyelesaikan semua pekerjaannya. Mulai dari membereskan rumah, mendesain, pergi ke kantor, mengantar barang sampai berdagang. Jika kita lihat di toko aplikasi (Playsore | AppStore) pun juga sudah banyak pengembang yang menawarkan aplikasi buatannya agar dapat dimanfaatkan masyarakat. 

Meskipun demikian, tidak semua orang paham manfaat apa yang bisa diperoleh dari aplikasi yang tersedia di toko aplikasi tersebut.  Contoh kecil sebagian orang di lingkungan akademik seperti guru atau dosen masih banyak yang belum mengetahui aplikasi untuk menunjang kinerja saat mengajar atau meneliti. Faktor penyebabnya karena para pengajar belum terpapar dengan informasi mengenai teknologi untuk pendidikan atau ketidakingintahuan pengajar terhadap perkembangan teknologi. 

Untuk proses pembelajaran, mungkin sebagian pengajar sudah tidak asing dengan Google Classroom, Edmodo, Zoom, Google Meet dan Youtube. Apalagi di masa pandemi Covid-19 semua pengajar pasti sudah memanfaatkan 5 aplikasi mainstream tersebut. 

Tetapi untuk mendukung kegiatan riset, penulis yakin tidak semua pengajar paham aplikasi apa saja yang perlu digunakan. Maka dari itu, dalam tulisan ini penulis mencoba merangkum 10 daftar aplikasi yang wajib diinstall oleh pengajar saat melakukan kegiatan penelitian : 

CamScanner 

CamScanner | play.google.com

Saat melakukan penelitian, kita pasti tidak akan terhindar dari aktivitas mendokumentasikan berkas. Terutama data-data hasil pemeriksaan laboratorium dan kwitansi. Agar dapat terdokumentasi baik, melakukan scan berkas adalah hal yang paling baik. Jika dahulu, untuk bisa melakukan scan, kita membutuhkan alat sscanner yang besar dan mahal. Untuk sekarang, kita cukup menggunakan smartphone dan semua berkas akan terdokumentasi dengan mudah dalam format PDF atau JPEG. Download aplikasi CamScanner di sini

Google Drive 
Google Drive | play.google.com

Google Drive mungkin menjadi aplikasi yang sudah tidak asing di semua kalangan. Aplikasi besutan perusahaan Google ini memberikan kemudahan kepada pengguna untuk menyimpan arsip-arsip penting secara online. Aplikasi Google Drive versi gratis menyediakan kapasitas hingga 15 GB. Manfaat yang bisa diperoleh dari Google Drive untuk penelitian adalah kita dapat mengarsipkan semua berkas penting dan membukanya di mana saja, kapan saja dan perangkat apa saja sesuai kebutuhan kita. Di dalam Google Drive, kita juga dapat membuat folder sesuai keinginan layaknya menggunakan PC seperti biasa. Download Google Drive di sini

StopWatch Timer 
StopWatch Timer | play.google.com

Buat rekan-rekan yang melakukan penelitian denngan mengukur intensitas aktivitas hewan coba, aplikasi Stop Watch Timer sangat cocok digunakan. Contoh pada penelitian dengan menggunakan uji Morris Water Maze. Fitur yang tersedia dalam aplikasi ini adalah kita bisa mengatur perhitungan waktu cepat atau lambat. Selain itu jika sudah mencapai waktu tertentu, maka ada alarm yang akan memberitahu pengguna. Download Stopwatch Timer di sini

Google Keep 
Keep | play.google.com
Kegiatan dokumentasi tidak pernah lepas dalam proses penelitian. Pencatatan yang baik diperlukan agar tidak ada satu informasi pun yang terlewat saat kita meneliti. Log book yang disediakan merupakan salah satu sarana yang wajib disediakan saat proses penelitian. Jika pada zaman dulu log book menggunakan buku sebagai catatan offline, maka dengan kemudahan teknologi sekarang log book bisa menggunakan bantuan aplikasi dari Google Keep ini. Kelebihan dari Google Keep adalah jika kita menyimpan catatan maka kita bisa lakukan pencarian catatan tersebut sampai ke isi konten. Selain itu juga catatan tersimpan secara online dan catatan juga dapat dibuka di PC. Sehingga tidak perlu khawatir kehilangan catatan selama kita masih mengingat alamat Gmail. Selain menulis catatan, dalam aplikasi Google Keep juga memungkinkan kita untuk menyimpan file gambar, dokumen atau suara. Dengan demikian, maka semua file penting dalam penelitian akan terdokumentasi dengan aman. Download aplikasi Google Keep di sini

Ipusnas - Perpustakaan Online
Ipusnas | play.google.com
Mencari referensi menjadi salah satu aktifitas untuk melengkapi kekuatan sumber data penelitian. Referensi bisa dicari dalam buku maupun jurnal penelitian. Nah, pada zaman dulu sebelum ada smartphone mungkin kita akan mencari referensi buku dengan cara nongkrong di perpustakaan. Kekurangan jika kita membaca buku di perpustakaan adalah pada saat perpustakaan ramai pengunjung, biasanya kita akan sulit menemukan tempat duduk untuk membaca. Karena hal tersebut, otomatis kita harus meminjam buku untuk dibawa pulang. Pada saat meminjam buku, tentunya juga ada kekhawatiran kalau buku yang dipinjam akan hilang atau rusak. Mengatasi masalah tersebut, sekarang tidak perlu pusing lagi karena sudah ada perpustakaan online. Keunggulan yang dimiliki dengan adanya perpustakaan buku online kita bisa membaca buku di mana saja dan kapan saja secara gratis. Selain itu tidak perlu khawatir buku akan rusak karena kita hanya meminjam E-Book. Download aplikasi Ipusnas di sini

Prime : Pubmed Journal 
Prime | play.google.com
Sama halnya dengan mencari referensi buku, jurnal juga menjadi bahan penting untuk sumber data penelitian. Agar penelitian didukung dengan informasi terbarukan, referensi jurnal yang digunakan dalam penelitian adalah minimal 5 tahun ke belakang. Untuk memudahkan pekerjaan mencari referenssi jurnal, rekomendasi aplikasi yang tepat di sini adalah aplikasi Prime : Pubmed Journal. Khusus penelitian di bidang kesehatan, aplikasi tersebut sangat cocok digunakan sebagai pertimbangan sumber referensi. Selain banyak koleksi jurnal yang gratis, publikasi penelitian terbaru juga banyak dirilis dalam jurnal Pubmed. Download aplikasi Prime di sini. Namun ada yang kurang dari aplikasi Pubmed Journal ini yaitu semua penelitian yang tersedia disajikan dalam bahasa Inggris. Maka untuk memudahkan penerjemahan, Anda membutuhkan aplikasi penerjemah. 

Google Translate 
Translate Google | play.google.com
Saat kita melakukan pengumpulan referensi untuk bahan penelitian, kita tentu akan pernah berhadapan dengan jurnal berbahasa Inggris. Jika kemampuan bahasa Inggris Anda masih lemah, maka aplikasi Google Translate sangat cocok dipakai untuk memudahkan penerjemahan jurnal. Selain menerjemahkan teks online, Google Translate juga dapat menerjemahkan bahasa melalui hasil tangkapan kamera. Untuk mendapatkan aplikasi Google Translate silahkan download di sini

Forms App 
Forms App | play.google.com
Jika Anda saat ini sedang melakukan riset kualitatif yang membutuhkan hasil survey, penulis sarankan agar menggunakan aplikasi Forms App ini. Dengan aplikasi Forms App, peneliti dapat dengan mudah membuat survey secara online. Kelebihan lain dari aplikasi Forms App yaitu pengguna dapat dengan mudah mengontrol isian form dari responden kapan saja, di mana saja secara live. Hasil survey juga dapat dilihat dalam bentuk diagram grafik. Peneliti tidak perlu repot harus memantau hasil survey menggunakan laptop, tetapi cukup dengan menggunakan smartphone. Untuk mendapatkan aplikasi Forms App, silahkan download di sini

Flip 
FLIP | play.google.com
Saat penelitian, biasanya kita akan disibukkan dengan kebutuhan transaksi transfer uang. Transaksi tersebut meliputi pembelian alat, bahan atau transfer honor. Jika kita mentransfer uang ke sesama rekening mungkin tidak akan begitu mengganggu catatan kas penelitian kita. Tetapi jika transferan tersebut ditujukan kepada rekening yang berbeda maka hal tersebut tentu akan mengganggu karena kita akan dibebankan biaya admin transfer sebesar Rp 6.500,- . Jika dalam sehari kita melakukan 5 kali transfer ke rekening berbeda, maka tambahan biaya yang dibebankan dalam kas penelitian kita sebesar Rp 32.500. Maka untuk mengatasi masalah tersebut, solusi yang bisa ditawarkan adalah menggunakan aplikasi FLIP. Keunggulan yang dimiliki aplikasi ini adalah kita dapat mengirimkan uang ke rekening berbeda tanpa harus membayar biaya admin sebesar Rp 6.500,-. Informasi lengkap tentang aplikasi ini, penulis telah ulas dalam postingan sebelumnya yang bisa dibaca di sini  Download aplikasi FLIP di sini

SKEDit

SKEDit | play.google.com
Kebutuhan akan komunikasi ke tim peneliti atau responden juga termasuk bagian penting dalam penelitian. Terutama jika kita membuat janji dengan responden, tentunya kita harus menghubunginya melalui messenger pada waktu tertentu. Tetapi terkadang kesibukan dalam penelitan membuat kita lupa harus menghubungi responden dalam jangka waktu tertentu. Maka, untuk mengatasi masalah tersebut kita butuh aplikasi yang bisa digunakan untuk mengirim pesan messenger secara otomatis. Sehingga saat tiba waktu untuk menghubungi, kita tidak perlu khawatir jika ternyata saat waktu tersebut kita lupa. Aplikasi yang sangat direkomendasikan untuk masalah ini adalah SKEDit. Kelebihan aplikasi ini adalah kita bisa mengatur waktu pengiriman pesan secara otomatis melalui messenger seperti Whatsapp. Pesan yang dikirimkan pun bisa ditujukan untuk satu individu atau grup. Untuk mendapatkan aplikasi SKEDit, Anda dapat mendownloadnya di sini

Document Reader 

Document Reader | play.google.com

Mengakses dokumen melalui messenger atau link google sering kita lakukan di mana saja bahkan saat penelitian. Dokumen penting biasanya akan dibagikan teman penelitian kita secara personal atau melalui grup. Untuk dapat membaca dokumen dengan mudah, kita membutuhkan aplikasi yang mendukung. Salah satu aplikasinya yang direkomendasikan yaitu Document Reader. Sebenarnya ada banyak macam aplikasi yang bisa digunakan untuk membaca dokumen seperti Google Doc, Spreadsheet, WPS Office dan lain-lain. Namun, penulis merekomendasikan Document Reader karena dari pengalaman penulis menggunakan aplikasi ini yaitu dapat dengan mudah membaca semua tipe dokumen bahkan Google Documen. Selain itu satu aplikasi dengan ukuran hanya belasan MB ini sudah  memiliki fitur lengkap dibandingkan kita menggunakan Google Doc atau WPS Office. Untuk mendapatkan aplikasi Document Reader, silahkan download di sini

Catatan Keuangan 
Catatan Keuangan | play.google.com
Keuangan jangan sampai minus ! Itu adalah moto yang harus kita pegang selama penelitian. Untuk menghindari minus dalam kas penelitian, kita butuh mendokumen setiap transaksi keuangan baik pada alur debet atau kredit. Sebenarnya kita membuat pemantauan kas menggunakan Microsoft Excel, tetapi ketika sedang di lapangan maka kita butuh mendokumentasikan langsung setiap proses transaksi. Untuk memudahkan pekerjaan tersebut, aplikasi yang bisa digunakan adalah Catatan Keuangan. Aplikasi ini dapat membantu pekerjaan dokumentasi transaksi selama penelitian. Di dalam aplikasi sudah tersedia menu Debet, Kredit dan Sisa Saldo. Dengan adanya menu tersebut maka akan sangat cukup buat kita mendokumentasikan proses transaksi dan untuk bukti kwitansi dapat didokumentasikan dengan Google Keep seperti yang sudah dijelaskan pada paragraf di atas. Download aplikasi catatan keuangan di sini


Referensi : 
  1. https://www.dissertationrevision.com/top-10-challenges-faced-by-researchers-in-developing-countries/
  2. play.google.com
  3. Utomo, S.S., 2018. Guru di Era Revolusi Industri 4.0. https://eprints.uny.ac.id/

Share with your friends

Assalamualaikum. Ada pertanyaan ? Yuk diskusi di bawah